Monday, January 21, 2013

Hijaunya Kampus ITB


Institut Teknologi Bandung. Kampus yang sejak dulu ku inginkan merupakan kampus yang hijau dengan banyak pohon di sepanjang jalannya. 


Ini membuat saya dan mungkin juga Mahasiswa yang lain membuat betah belajar disini.
Kendaraan Mahasiswa pun tidak diperbolehkan memasuki wilayah kampus,hanya pegawai ITB yang boleh,sehingga polusi udara sangat minim..



Ya,secara tidak langsung ITB membuat Mahasiswa "lebih sehat" 

dengan membuat mereka berjalan dari gedung ke gedung tempat kuliah.
Itulah kenapa Mahasiswa ITB katanya otot pahanya terbentuk.
Saya sendiri tidak pernah memperhatikan apakah benar atau tidak hal tersebut.




Walaupun ITB tidak sebesar kampus-kampus lain,tapi saya senang kampus ini masih menyisakan tempat-tempat untuk pepohonan dapat tumbuh dan melindungi jalan-jalan kami dari teriknya sinar matahari.

Beberapa tempat pun terdapat tempat duduk nyaman bagi Mahasiswa yang ingin berdiskusi sambil 
merasakan udara sejuk di bawah pepohonan.

Belajar disana sangat nyaman bahkan di siang hari,TIDAK TERASA PANAS,bahkan banyak angin.

Mungkin itulah gambaran saya mengenai tempat itu.
Kekurangannya adalah banyak yang berlalu lalang,dan malu kalau kita hanya belajar sendiri disana (kesannya Forever Alone)



Tempat parkiran motor ITB pun banyak pohonnya,jadi pulang kuliah tempat duduk motor tidak panas seperti di Bekasi :

Parkiran Motor ITB
Gambar-gambar lainnya :




Oh,senangnya kuliah di Kampus Ganesha nan hijau..
Semoga ITB bisa menjadi lebih baik lagi..




**TERIMA KASIH**

Friday, January 18, 2013

Tidak Ter-urus Lagi


Ingat masa-masa kecil di tempat ini.. Dulu kami bermain bersama disini..
Canda tawa bahkan perkelahian terjadi disini..

Taman Bermain Anak-anak

Siapa sangka 10 tahun kami berpisah tergambarkan dengan tidak terurus nya lagi tempat kami dulu bermain...


Sampah berserakan dimana mana..
Bahkan tempat duduk-duduk santai di rerumputan pun kini sudah di tumbuhi tanaman-tanaman milik warga.

Membuat taman yang dulu mengasikkan tidak enak lagi di pandang mata..
Sebetulnya dulu taman ini juga potensi bagi pedagang kaki lima untuk mendapat keuntungan dari para orang tua yang menemani anaknya bermain di taman ini.. Tapi sayang potensi itu tidak dijaga.


Sudah tidak seperti taman bermain lagi....



Sejujurnya saya sedih melihat keadaan ini..
Anak-anak kecil yang semakin sedikit menggunakan taman ini pun sekarang bahkan enggan bermain... Ya,terlalu kotor..


[Beginilah kondisi taman bermain yang sekarang]

Anak jaman sekarang sudah tidak suka lagi bermain seperti dulu..
Mereka lebih suka di rumah dengan mainan-mainan elektronik yang berteknologi..



Itu seperti yang dikatakan seorang Ilmuan Jenius asal Jerman dimasanya



“I fear the day when the technology surpass our humanity. The world will only have a generation of idiots.” – Albert Einstein


Ya,saya harap teknologi tidak benar-benar menghapus interaksi langsung antar umat manusia...

                              **TERIMA KASIH** 

Saturday, December 8, 2012

Balon Udara di ITB

Kamis 5 Desember 2012 (3 hari yang lalu) di SARAGA (Sarana Olah Raga) ITB banyak balon udara buatan mahasiswa berterbangan.
Karena pada hari itu adalah hari dimana kami harus mengumpulkan tugas akhir Fisika Dasar kami yaitu membuat balon udara.

                                             

                                                      [Persiapan Penerbangan]

Balon udara kelompok saya sendiri terbang,tapi sayang saat sudah tinggi terhalang pagar sehingga akhirnya terbakar. Suasana nya mendebarkan.. Karna takut tidak terbang,atau terlanjur terbakar sebelum terbang.
Bobot dari tugas ini sendiri cukup besar (20%) untuk nilai akhir Fisika Dasar kami.

Wednesday, December 5, 2012

STEI INNOVATION DAY 2012


[sumber]
STEI INNOVATION DAY adalah acara yang di buat oleh STEI ITB untuk membagikan pengetahuan bagi siapapun yang tertarik dengan berbagai hal yang berhubungan dengan bidang Keilmuan STEI.
Disini ada beberapa pameran karya dosen-dosen STEI dan juga Mahasiswa STEI ITB sendiri..

Acara diadakan Selasa 4 Desember 2012 di Aula Barat ITB pukul 08.00-16.00 WIB.

 
Sayang sekali saya baru bisa datang pukul 13.00 Sehingga saya ketinggalan beberapa bagian.

Sesi pagi hari kita dapat berbincang-bincang dengan Mahasiswa STEI ITB yang berprestasi di bidang Internasional.
Saya tertarik dengan team Dongskar Pedongi yang baru-baru ini memenangkan lomba IEEEXtreme 6.0 dan mengharumkan nama Indonesia di kancah Dunia. Bersaing dengan lebih dari 1900 Universitas di seluruh dunia. Wow..  Mereka menjadi juara I dalam solved problem tercepat pada salah 1 kategori soal. (Pengumuman Hasil Lomba)  Dan Secara umum mereka menjadi juara 36 Dunia [sumber]
Walaupun saya kaget MIT menjadi juara 18.... Saya sendiri berkeinginan untuk masuk MIT paling tidak menjalani program magister disana..

Lanjut STEI INNOVATION DAY..

Friday, November 30, 2012

SNMPTN Undangan.. Adilkah bagi semua???



SNMPTN Undangan adalah salah satu jalur penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri yang paling cepat seleksinya. Seleksi ini menggunakan nilai Rapot dan bahkan juga nilai UN. Namun,nilai bagus dalam Rapot dan UN tidak menjamin seseorang akan lolos seleksi ini. Sepertinya sekolah saya pun termasuk di dalam nya.

Terpikir di benak saya,selektif dan adilkah kah cara ini? Saya percaya karena sudah melihat sendiri betapa “pintar-pintar” nya mereka yang lolos lewat jalur ini,bukan hanya itu,mereka pun kebanyakan aktif dalam organisasi keMahasiswaan. Namun tetap saja ada beberapa dari mereka yang saya herankan mengapa lolos dalam seleksi.

Apakah PTN sengaja? Saya tidak tahu dan tidak ingin membahas hal ini. Saya merasa SNMPTN undangan harus nya untuk mengambil mereka yang benar-benar pintar (Karena walau lewat seleksi tulis pun,orang-orang ini pasti akan lolos) dan kurang beruntung yang dari daerah (Supaya mereka nantinya bisa kembali ke daerah nya masing-masing dan mengembangkan kampung halaman nya).

Lalu bagaimana dengan Nilai undangan di sekolah saya.??


                                             Cuplikan nilai undangan di sekolah saya

Alasan kenapa tidak perlu pantang menyerah



PART II
Melanjutkan PART I

Akhir nya saya memutuskan untuk kembali melanjutkan Studi Menengah Atas di SMA Santa Maria Monica.
Karena pada saat itu saya berfikir ini adalah tempat terbaik bagi saya untuk melanjut kan ke SMA. Saya berfikir begitu karena saya sudah sangat familiar dengan sekolah ini (SD dan SMP saya lalui disini pula).

Walaupun jujur saja pada saat itu saya berfikir jalan saya menuju kesuksesan sudah mati dan yang saya bisa lakukan adalah yang terbaik yang masih bisa saya lakukan,paling tidak jangan sampai menjadi yang termasuk bodoh lagi.... Sejak saat itu semua berubah.

Saya merasa saya tidak lagi seperti waktu SMP. Saya berubah total.. Dan benar saja,saya meraih peringkat 1. Dan peringkat 2 pada semester 2.. Saya sendiri pun kaget. Bukan karena saya "Juara" tapi juga karna saya bisa berubah menjadi seperti itu.

Namun di Kelas 11 saya down...
Nilai saya memburuk,bahkan parah.. Untuk pelajaran matematika yang saya sukai bahkan saya remidial berkali kali.
Jujur saja waktu awal masuk adalah masa-masa dimana saya sangat dekat dengan seorang wanita.
Mungkin saya terlalu senang karena bisa sekelas dengan nya (Kelas 10 tidak sekelas tapi kami mulai dekat kelas 10).

Hal yang membosankan pun terjadi... Orang tua saya (terutama Ibu) marah-marah dan kecewa.
Ya,saya bisa maklumi juga... Saya sendiri pun tipe anak yang sulit nurut. Suka melawan bisa di bilang...
Tapi itulah saya.. Walaupun begitu saya mengerti perasaan mereka.

Setelah itu semua berlalu... Saya yang selalu berapi-api karena tidak bisa menerima kekalahan membalas di kelas 12. Pada waktu itu saya memutuskan ingin melanjutkan kuliah ke jurusan Informatika (Sebenarnya sejak SMP). Dan dengan langkah berani saya memutuskan ITB.

Ya,tentu saja.. Banyak yang menertawakan dan meremehkan.. Orang tua saya pun juga begitu.
Tapi saya tau kemampuan saya sendiri dan menananmkan dalam komitmen dalam hati "Saya BISA,anda akan lihat nanti"

Walaupun di semester 2 saya sempat ragu karena tiba-tiba saya menjadi ingin masuk Teknik Elektro. Karena saya sebenarnya juga tertarik dengan robot. Beberapa kali saya sempat mencari tau robotik di ITB.
Membuka youtube dll,membuat saya menjadi semakin termotivasi...


Waktu itu saya tidak bisa bayangkan jika harus melanjutkan swasta lagi...
Bukan karena orang tua saya tidak punya uang,tapi saya ingin sekali saja bisa membanggakan orang tua.
Dan sekali saja bisa membanggakan diri sendiri.. Dan juga membanggakan "teman dekat" saya itu.

Dan saya menyadari bahwa saya adalah manusia paling tidak tahu diri di dunia ini.
Orang tua saya diberikan penghasilan yang cukup (Tidak Kurang tapi tidak terlalu berlebih) tapi saya menyia-nyiakan kesempatan untuk belajar di tempat yang bagus. Sedangkan banyak yang tidak bisa seperti saya hanya karena masalah "biaya".

Karena itu saya juga berusaha bersyukur kepada YME dengan menjadi jauh lebih baik,

itulah pengalaman saya.. Semoga bermanfaat dan mohon maaf bila ada kesalahan atau menyinggung pihak manapun.


                            **TERIMA KASIH**