Wednesday, February 28, 2018

Bagaimana Permainan Harga Tokenomy

Berikut ini hanya prediksi saya saja dengan sedikit imajinasi liar,tapi bisa saja benar terjadi.
Saya tidak memaksa Anda mengikuti atau tidak mengikuti apapun yang saya sampaikan disini, semua keputusan membeli/menjual menjadi tanggung jawab masing-masing.

Intro

Baru-baru ini muncul Koin (token) baru di market VIP BitCoin Indonesia, yaitu Tokenomy (code:TEN). Dengan proyeksi project yang menjanjikan dan whitepaper yang luar biasa tebalnya membuat calon investor tentu tertarik untuk membeli token tersebut.
Sayangnya per-tanggal hari ini (28 Februari 2018), Bank Indonesia masih melarang pembayaran dengan cryptocurrency/mata uang digital dan sepertinya akan terus seperti itu. Hal ini membuat saya bertanya-tanya sebenarnya kemana dan siapa target pasar Tokenomy nantinya?

Harga Tokenomy

1.Pre-ICO, ICO, Post-ICO

Image result for tokenomy ico

Bisa dilihat pada tabel diatas berapa harga "dasar" token tersebut sejak pertama kali dijual ke publik.
Jika disesuaikan dengan harga BitCoin pada periodenya maka harganya akan seperti ini :

Phase
Periode
Harga Bitcoin
(Rupiah)
Jumlah TEN/BTC
Harga 1 TEN
(Rupiah)
Persentase ICO (per 110jt Supply TOKEN)
Pre-ICO
8 Januari – 15 Januari
2018
180 – 240
Juta
80k

2.25k – 3k
36%
ICO
15 Januari – 5 Februari
2018
95 – 205
Juta
60k
1.6k – 3.4k
55%
Post-ICO
5 Februari – 12 Februari 2018
85 – 120
Juta
40k
2.125k – 3k
9%

Mengapa saya mengatakan harga "dasar" (tanda kutip),karena ini adalah harga BTC pada periode ICO yang kita sadari Bitcoin telah melonjak gila-gila-an dalam hitungan minggu sejak november 2017. Bisa jadi kebanyakan peserta ICO sudah memiliki BTC ketika harganya masih dibawah 100jt bahkan mungkin dibawah 80jt, artinya harga dasar tokenomy sangat mungkin lebih rendah dari tabel diatas.

Lalu bagaimana selanjutnya..?

Tuesday, February 21, 2017

Climbing 3K MMR Sampai 5K MMR [Dota 2]

Hallo,
Nama gw Aldo a.k.a Lotuz.

Pemain Dota 1 yang sekarang main Dota 2.

ID Pertama dan Tanggal Game Pertama
Ya,sampai hari ini udah hampir 3 tahun main Dota 2.
Pertama kali gw calibrate MMR itu 4041. Dulu gw ga ngerti MMR itu buat apa dan 4K itu termasuk gede atau kecil soalnya gw cuma main untuk senang-senang (just for fun). Gw termasuk orang yang kecanduan main Dota. Dulu waktu sekolah (SMA) bahkan kalau dirata-rata sehari kira-kira 8 jam (main Dota 1).

Sekarang karena udah kuliah gak mungkin lagi bisa sebanyak dulu (sad).
Terus kenapa judulnya 3K sampai 5K?
Jadi ceritanya sejak MMR gw keluar,gw sering main Ranked Match. Nah karena gw cuma ngerti farming dan kill,akhirnya MMR turun terus. MMR terendah gw 3089 (gw inget betul angkanya karena hampir nyampe 2K). WTF
Lama banget gw kejebak di bracket 3K (1 tahun ++),sampe-sampe gw hapal banget karakteristik pemain di range bracket tertentu. Disini gw mau coba kasih pencerahan/tips yang mungkin bisa membantu elo-elo yang juga nyangkut di bracket tersebut. Kalau salah maapin gw ya,tapi kalo bener mantap jiwa (LEL).
Oke cekidot. . .

Monday, April 25, 2016

Mengagumi Sosok Ahok (Basuki Tjahaja Purnama)

Saya adalah seorang putra Bekasi.
Saya lahir di Jakarta,namun besar di Bekasi.
Ayah saya bekerja di Jakarta dan Ibu saya besar di Jakarta,sehingga saya cukup sering ke Jakarta untuk bertamu ke rumah kakek ataupun jalan-jalan. Maklum saja orang Bekasi kalau ingin jalan-jalan yang agak jauh biasanya ke Jakarta. Kalau libur agak panjang biasanya ke Bogor atau Bandung.

Karena kedekatan itulah mau tidak mau timbul rasa "ikut memiliki" terhadap daerah Jakarta selain faktor DKI yang merupakan Ibu Kota Negara. Tahun 2012 adalah tahun yang sangat berkesan bagi saya,selain lulus masuk ITB,tahun itu juga pertama kalinya saya perduli dengan politik setelah muncul sosok Jokowi-Ahok. Massa non-bayaran yang hatinya tergerak ikut membantu pasangan ini menjadi DKI 1 dan DKI 2.

Tapi itu bukanlah awal saya percaya ada politisi jujur. Jujur saja saat SMA saya sama seperti masyarakat pada umumnya yang menganggap politisi itu pasti korup,kalaupun terlihat baik paling-paling hanya pencitraan menjelang Pemilihan Umum.
Lalu muncul lah channel Pemprov DKI di Youtube yang berisi video kegiatan Jokowi dan Ahok.

Saturday, March 21, 2015

Ketika Kebutuhan Hidup Semakin Mahal

Tulisan ini berawal dari kemarahan saya melihat tingkah laku anak Kos di tempat saya.
Saya sudah pindah tempat kos,tidak lagi di Tubagus Ismail,walaupun masih dekat searah dengan kos lama (Tambah Jauh).

Memang sekarang kos saya lebih mahal dibanding dengan kos saya yang lama (jika hanya dilihat dari harga),tapi disini lebih worth jika dibandingkan fasilitasnya.
Ga heran disini banyak penghuni kos yang bisa dibilang cukup kaya atau bahkan kaya karena sehari-hari beberapa mereka kemana-mana naik mobil,dan sisanya naik motor. Walau ada juga 1 orang yang naik sepeda.

Saya cukup senang masak. (Coba2 aja,kadang lumayan berhasil,kadang gagal alias tidak enak).
Jadi saya suka sekali memperhatikan isi kulkas (kebiasaan sejak di rumah).
Sudah lebih dari 1 tahun Kos disini dan saya sering tertegun melihat kelakuan penghuni kos yang suka membeli bahan makanan,kemudian hanya untuk dibiarkan membusuk beberapa bulan kemudian.

Menggelikannya Propaganda Mahasiswa Sekarang

Tadinya gw pikir orang2 yang masuk kategori miskin di Indonesia itu yang ga punya rumah (paling bagus ngontrak),yang ga punya kendaraan (kalaupun punya motor butut yang ga kuat laju jauh),yang duitnya pas2an untuk makan 2 atau 1 kali sehari atau bahkan ga tau bisa makan atau ga besok,dll..
Tapi ternyata menurut pandangan (kebanyakan) Mahasiswa (yang aktivis barangkali),rakyat miskin itu yang akan menderita saat harus bayar pajak lebih untuk rumahnya,yang tersiksa harus bayar lebih untuk beli BBM,yang setiap hari akan menggerutu karna harga daging makin mahal,yang terbebani karna harus bayar tol lebih mahal,dan yang merasa terzolimi karena harus bayar lebih mahal ongkos kereta jarak jauh.

Padahal ada Mahasiswa yang dengan tega mengambil beasiswa (yang butuh SURAT KETERANGAN TIDAK MAMPU) padahal dia masih mampu.

Wednesday, May 28, 2014

Presiden Pilihan Rakyat (Pilpres 2014) : Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta

Pemilihan Presiden 2014 semakin dekat (9 Juni 2014),hanya ada 2 pasang calon presiden dan wakil presiden yang mendaftar ke KPU.
Saya rasa hampir seluruh rakyat Indonesia pasti sudah tau siapa saja mereka.

Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2014-2019

Berbagai dukunganpun mulai muncul untuk kedua calon tersebut dari berbagai daerah dan berbagai kalangan.
Perdebatan tentang siapa yang lebih baik diantara keduanya untuk memimpin negeri ini sebagai Presiden pun semakin banyak ditelevisi dan terutama di media sosial..
Ada yang mengutarakan pendapatnya dengan bijak,tapi tidak sedikit pula yang malah melakukan kampanye hitam kepada lawan pilihannya.

Friday, April 18, 2014

Kedatangan Jokowi di Kampus ITB

2 Hari yang lalu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) datang ke kampus kami.
Tujuan kedatangan beliau sebenarnya adalah untuk menandatangani MoU mengenai kerjasama ITB dan Pemprov DKI Jakarta. Rencananya beliau juga akan mengisi kuliah umum di aula timur.


Namun karena sekarang ini adalah tahun politik,kami ingin mengingatkan siapapun tokoh politik yang datang,kampus kami harus bebas dari politisasi.
Aksi yang kami lakukan ini memang kesepakatan KM ITB,bukan oknum.

Sunday, March 23, 2014

Alumni Pertama

Saya adalah alumni pertama dari SMA saya (Santa Maria Monica) yang masuk ITB.
Saya tidak bisa membuktikan kebenaran hal itu,tapi saya sudah mencari sejak awal kelas 12 sampai awal tingkat 2 di sini,tidak saya temukan ada kakak kelas yang pernah kuliah disini.
Saya juga sudah bertanya pada guru saya yang telah mengajar 10tahun (pada tahun 2012),mereka tidak tau. Kepo-kepo di Facebook dan Twitter juga tetap tidak menemukan.

Saya pikir memang sangat berat masuk ITB kalau dari sekolah saya,terutama untuk jurusan saya sekarang ini. Karena tidak ada motivasi dari lingkungan sekitar. Harus mencari sendiri motivasi itu. Guru kamipun kurang peduli dengan alumninya yang ke PTN.

Saturday, March 22, 2014

SMA Santa Maria Monica

Sekilas sejarah Santa Maria Monica

Bermula dari pembicaraan para alumnus SGA Bruderan Purworejo pada saat reuni di Jakarta dan di Purworejo pada tahun 1985. Pokok pembicaraan mereka adalah tentang perjuangan merebut kemerdekaan dan usaha mengisi kemerdekaan sekarang ini.Pada akhirnya para alumnus sekolah guru tersebut sepakat untuk berbuat sesuatu bagi bangsa dan negara sesuai dengan ilmu dan profesi mereka.Keinginan luhur putra-putri daerah tersebut terwujud dengan berdirinya sekolah Katolik Santa Maria Monica yang berada dibawah naungan yayasan pendidikan Handayani.Sekolah Santa Maria Monica ini berdiri pada tanggal 15 Agustus 1985, yang mula-mula hanya memiliki 1 kelas TK dan menggunakan rumah BTN di JL. Mahoni 6 B1/6 perumahan Bekasi Jaya Indah.Pada tahun 1986, yayasan membuka SD Santa Maria Monica yang juga masih menggunakan rumah BTN di JL. Mahoni 5 B1/6 perumahan Bekasi Jaya Indah atau tepatnya dibelakang TK Monica.Hal tersebut dilakukan karena:
  1. Permintaan orang tua murid TK.
  1. Keinginan memberikan pendidikan yang bermutu bagi para lulusan TK Santa Maria Monica.
  1. Masih kurangnya sekolah katolik pada saat itu. Seiring dengan perjalanan waktu, murid santa maria monica pun semakin bertambah, sehingga tidak lagi memungkinan untuk tetap menggunakan perumahan BTN sebagai kelas. Maka pada tahun 1987 dibangunlah gedung sekolahan Santa Maria Monica di JL. Karang Satria 1 KP.Cerewet, Bekasi. Bersamaan dengan itu dibukalah SMP yang juga menggunakan nama Santa Maria Monica.
Bangunan sekolah yang baru tersebut mula mula hanya terdiri dari 3 lokal kelas yang kemudian digunakan untuk TK. SD dan SMP.Setelah sekolah Santa Maria Monica berada di JL. Karang Satria, keberadaannya semakin dikenal masyarakat luas, dan pendidikan yang diberikannyapun semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat pada sekolah tersebut. Hal initerbukti dengan bertambahnya siswa Santa Maria Monica dari tahun ke tahun.Seiring dengan bertambahnya jumlah siswa ruang-ruang belajarnya juga semakin bertambah. Pada saat ini St. Maria Monica telah memiliki lebih dari 40 kelas lokal. Perkembangan sekolah St. Maria Monica sampai diusia 24 ini semakin mantap, baik sarana, prasarana, maupun mutu pendidikannya.Terbukti dengan diperolehnya akreditasi sekolah dari Depdikbud dengan status DI-SAMAKAN untuk, SD, SMP dan SMA. 
 Sumber : http://stmaria-monica.sch.id/index.php/ct-menu-item-43/668-article-1

Saya tidak dapat menemukan sejarah singkat SMA Monica,bahkan di wikipedia.
Tapi setau saya,berdasarkan buku kenangan 24 tahun yayasan pendidikan handayani SMA saya ini ada sejak tahun 1998.

Info lebih lanjut :
Facebook SMA Santa Maria Monica
Twitter SMA Santa Maria Monica

Sekarang saya ingin berbagi cerita dan pendapat saya mengenai SMA saya ini..
Tulisan ini dibuat untuk memberikan gambaran/perspektif dari sudut pandang saya kepada adik-adik yang mungkin sedang mencari sekolah untuk jenjang SMA.

Monday, March 17, 2014

Belajar di Informatika ITB

Sudah lama ga ngisi blog ini lagi..
Karena kesibukan kuliah membuat malas mengisi blog ini. hahaha
Ditambah lagi HP sudah rusak sejak Desember 2013 lalu sampai sekarang,jadi tidak bisa mengambil gambar apapun kalau ada kegiatan seru seputar kampus.

Saya termasuk orang yang senang browsing-browsing,cari berita politik,teknologi,apalagi pendidikan,dan ilmu-ilmu lain yang menurut saya mungkin berguna dimasa mendatang. Tentunya juga tentang bidan yang sedang saya pelajari disini.
Tapi taukah anda bahwa sebenarnya kuliah di Informatika ITB sangat menyenangkan jika anda memang menyukai bidang ini.
Karena tidak jarang tugas kuliah mengharuskan kita mengeksplorasi pengetahuan dari sumber-sumber lain terutama internet..




Latar belakang programming saya sangat minim,saat sekolah dulu saya hanya senang main game dan saya ingin masuk teknik karena menurut saya Insinyur (Sarjana Teknik) itu adalah penolong bagi orang banyak.
Penemuan atau karya Insinyur bisa berguna bahkan setelah orang tersebut meninggal.

Menurut saya belajar di Informatika ITB cukup berat apalagi kalau saat masuk tidak memiliki pengalaman yang cukup di bidang ini,tapi percayalah banyak yang tidak bisa juga seperti saya awalnya. Menurut salah satu dosen saya Rinaldi Munir,kuliah di Informatika ITB itu 70% ilmunya dapat dari luar (diskusi,search internet,baca buku,dll),hanya 30% yang dari kuliah..
Habit belajar disini juga berbeda ketika saya masih tingkat 1 (TPB) apalagi SMA.
Waktu tidur dan bermain tidak lagi sebanyak dulu.
Manage waktu juga penting,karena peningkatan aktivitas disini di awal Semester sampai akhir itu eksponensial. Itulah sekilas tentang program studi saya.

Bagi adik-adik atau teman-teman yang ingin lebih tau seperti apa Informatika ITB,datang saja kunjungan ke HMIF (Himpunan Mahasiswa Informatika). Pasti akan kami sambut.


~~ GOOD LUCK ~~

Sunday, August 25, 2013

Seperti apa OSPEK Himpunan Informatika ITB?

Saat ini saya sedang menjalani OSJUR (Saya lebih suka menyebutnya Ospek Himpunan) Informatika di Institut Teknologi Bandung.

Saya ingin berbagi pengalaman dan pendapat saya tentang ospek ini..
Beberapa minggu lalu saya sempat melihat foto (mungkin karya anak Bangsa) yang membandingkan ospek di Indonesia dengan negara lain..



Untungnya di ITB,khususnya Himpunan Informatika tidak persis seperti itu.. Walaupun ada atribut-atribut yang harus kami pakai,tapi semua itu memiliki alasan yang RASIONAL mengapa atribut-atribut tersebut harus ada.

Bagi yang belum tau. Atribut-atribut atau spek yang harus ada tersebut memiliki tujuan untuk kelancaran acara OSPEK kawan. Jadi kenapa harus marah jika itu untuk kebaikan kita sendiri?


Lalu sebenarnya Ospek Himpunan Informatika di ITB seperti apa?


Friday, July 19, 2013

Kesibukan Kampus

Akhir-akhir ini Saya mulai sibuk dengan OSJUR atau bisa dibilang OSPEK HIMPUNAN.

Di ITB sebelum memasuki suatu Himpunan kami di Kaderisasi terlebih dahulu sampai dinilai layak untuk menjadi bagian dari Himpunan..
Lamanya Osjur sendiri bervariasi mulai dari 1 bulan,hingga 1 tahun tergantung apakah kami cepat atau lambat untuk layak "dititipi" Organisasi tersebut. .

Saya juga paham.. Apabila kami sangat buruk,apa jadinya Himpunan kami nantinya bila kami yang memimpin?

Saya pun akhirnya tersadar bahwa untuk menulis itu tidaklah mudah. .
Banyak waktu kosong yang saya butuhkan untuk dapat inspirasi dan keinginan untuk mulai menulis..
Dengan adanya kesibukan Osjur ini maka saya jadi tidak sempat lagi untuk mengupdate blogg.

Saya Mohon maaf bila ada yang kecewa. Saya akan berusaha untuk tetap membagikan hal-hal menarik yang saya rasakan agar setiap orang yang membaca dapat merasakannya juga.


**TERIMA KASIH** 

Tuesday, May 7, 2013

THE BILIONAIRE Thai Movie (Film Thailand “Miliarder”)


Sang miliarder..
Ya,begitulah judulnya. Saya menyaksikan film ini di youtube..
Teman saya membagikannya lewat facebook,karena penasaran langsung saja saya membuka untuk menontonnya.

Cerita dimulai dengan seorang anak muda yang ingin meminjam uang di bank,kemudian dia menceritakan perjuangannya yang sangat inspiratif,,
Saya sendiri seorang Mahasiswa,saya senang belajar ilmu-ilmu pengetahuan..
Saya masuk ITB dengan kemauan saya sendiri,tidak perlu dipaksa-paksa oleh orang tua.
Tapi TOP (Pemain utamanya) mengambil jalan yang berbeda dengan saya,bahkan sudah dipaksa orang tuanya,dia tetap tidak mau kuliah dan memilih berjualan “kacang”.
Pada saat menyaksikan film saya sempat berfikir,”Bagaimana bisa dia masih tetap melakukan hal-hal yang tidak menghasilkan apapun,bahkan setelah gagal dan rugi besar,tertipu,bahkan setelah orangtua nya pindah keluar negeri karena terlilit hutang,dan sampai semua yang dia punya sudah terjual  habis?”

Akhirnya Top berhasil dengan menjual "Rumput Laut" bermerek Tao Kae Noi.
Secara kebetulan melihat produk ini di SPBU jalan tol dari Bandung ke Bekasi.
Saya putuskan untuk membeli 2 buah yang berbeda rasa dengan harga @12.000 Rupiah

Setelah saya coba,sebenarnya menurut saya tidak enak,tidak cocok dengan lidah orang Indonesia..
Tapi itulah hebatnya dia (Top),bisa melihat peluang disana.



Kembali ke cerita itu. .
Saya melihat pengorbanan besar yang dia lakukan untuk bisa sukses.
Harga mahal yang harus dia bayar,dan saya rasa dia layak mendapatkannya..
Disana saya melihat sebuah “Kesetiaan” dari Paman TOP..

Film ini sangat menyentuh saya untuk terus berjuang dan Pantang menyerah.
Cerita ini juga menyadarkan saya untuk juga belajar langsung dari lapangan.
Film ini sangat cocok untuk kita bangsa Indonesia untuk menumbuhkan dan memperkuat jiwa entrepreneur.

Tuesday, April 16, 2013

Apa Yang Salah dengan Kimia??

Mengingat kembali masa-masa saat berada di SMA..
Dulu diantara pelajaran MIPA di sekolah,kimia saya adalah pelajaran yang nilainya selalu lebih tinggi diantara 3 pelajaran eksak yang lain (Fisika,Matematika,dan Biologi).

Rata-rata nilai raport saya selama 3 semester bahkan diatas 90 bahkan walau ditambah dengan semester 1 dan 2,rata-ratanya akan lebih tinggi lagi [Nilai Undangan].
Nilai UN saya pun tergolong cukup tinggi yaitu 95 itupun saya kerjakan dalam waktu 90menit (waktu yang disediakan 120menit).

Bahkan ketika mendaftar SNMPTN Undangan,saya merasa sangat menguasai pelajaran tersebut sehingga saya mendaftarkan diri ke Sekolah Farmasi(SF) ITB,karena selama ini nilai2 kimia tersebut benar2 murni,bukan hasil mencontek. Namun seperti dugaan saya,saya tidak diterima :P

Kemudian saya kembali ke minat awal saya (STEI ITB). Saya mendaftarkan diri ikut Ujian Tertulis,dan puji Tuhan saya LOLOS.

Namun apa yang terjadi di ITB? pada saat pembagian nilai UTS semester 1,nilai Kimia saya sangat hancur.
Bayangkan,saya biasa mendapat nilai diatas 90,sekarang mendapat 45 (kategori D)!! Padahal rata-rata kelas saya waktu itu 72 (kategori A).

Sedih rasanya,tidak mengerti apa yang salah dengan saya? Ketika TO SNMPTN Tertulis Kimia termasuk pelajaran yang menyumbang kontribusi cukup besar pada Grade saya (5-8% dari maksimal 10%).
Tapi begitu di ITB dan menjalani perkuliahan,nilai saya bisa sampai seburuk itu.

Dari hal itu saya pun tersadar,betapa beruntungnya saya dulu tidak diterima di SF ITB.
Mungkin itu yang terbaik untuk saya. Bisa dibayangkan kalau selama 4 tahun saya harus mengikuti perkuliahan yang ternyata bukan passion saya,wah babak belur sudah...

Belajar bersyukur,ambil pelajaran dari kegagalan2 kita,tapi tetap berusaha terus lebih baik.
Orang2 selalu mengingatkan saya "Di atas langit masih ada langit",karena itu saya ingin terus mencapai langit yang lebih tinggi sampai akhir hidup yang singkat ini.

Saturday, March 2, 2013

Belajar Menghargai Jalan Orang lain

Kita sudah besar,dan kini harus memilih jalan kehidupan yang akan kita lalui dimasa depan.
1 hal yang sedang saya renungi saat ini,yaitu “Belajar Menghargai Jalan Orang Lain”.
Ketika kelas 12SMA,entah mengapa saya menjadi seperti “gila ilmu”. Saya senang mendapat pengetahuan-pengetahuan baru tentang Ilmu Pengetahuan baik yang secara umum maupun akademik.Beberapa pendapat bilang saya gila belajar,padahal itu sama sekali tidak benar.



Setelah lulus SMA saya pun memutuskan untuk kuliah dan mengambil jurusan teknik.
Disinilah cara pandang saya “Salah Total”. Sebelum saya lulus,kakek saya pernah berpesan “Orang yang berhasil adalah mereka yang sukses dalam pendidikannya”.Saya selalu memikirkan dan meresapi kalimat ini,sehingga seperti menyatu dengan diri saya sendiri.
Sehingga saya termotivasi untuk berhasil dalam pendidikan.

Internet Rusak

Sudah lama saya tidak membuat postingan baru di blog ini karena internet kos-an sedang rusak.
Yang lebih parahnya sampai 2 minggu lebih belum diperbaiki..
Jadi kegiatan kuliahpun jadi terganggu..


Ya,di kos-an saya  tidak ada TV,membuat saat-saat di kamar kos menjadi tambah membosankan..
Tapi sekarang sudah diperbaiki,jadi saya bisa mulai membagi cerita lagi lewat blog ini buat semua orang..

Monday, January 21, 2013

Hijaunya Kampus ITB


Institut Teknologi Bandung. Kampus yang sejak dulu ku inginkan merupakan kampus yang hijau dengan banyak pohon di sepanjang jalannya. 


Ini membuat saya dan mungkin juga Mahasiswa yang lain membuat betah belajar disini.
Kendaraan Mahasiswa pun tidak diperbolehkan memasuki wilayah kampus,hanya pegawai ITB yang boleh,sehingga polusi udara sangat minim..



Ya,secara tidak langsung ITB membuat Mahasiswa "lebih sehat" 

dengan membuat mereka berjalan dari gedung ke gedung tempat kuliah.
Itulah kenapa Mahasiswa ITB katanya otot pahanya terbentuk.
Saya sendiri tidak pernah memperhatikan apakah benar atau tidak hal tersebut.




Walaupun ITB tidak sebesar kampus-kampus lain,tapi saya senang kampus ini masih menyisakan tempat-tempat untuk pepohonan dapat tumbuh dan melindungi jalan-jalan kami dari teriknya sinar matahari.

Beberapa tempat pun terdapat tempat duduk nyaman bagi Mahasiswa yang ingin berdiskusi sambil 
merasakan udara sejuk di bawah pepohonan.

Belajar disana sangat nyaman bahkan di siang hari,TIDAK TERASA PANAS,bahkan banyak angin.

Mungkin itulah gambaran saya mengenai tempat itu.
Kekurangannya adalah banyak yang berlalu lalang,dan malu kalau kita hanya belajar sendiri disana (kesannya Forever Alone)



Tempat parkiran motor ITB pun banyak pohonnya,jadi pulang kuliah tempat duduk motor tidak panas seperti di Bekasi :

Parkiran Motor ITB
Gambar-gambar lainnya :




Oh,senangnya kuliah di Kampus Ganesha nan hijau..
Semoga ITB bisa menjadi lebih baik lagi..




**TERIMA KASIH**

Friday, January 18, 2013

Tidak Ter-urus Lagi


Ingat masa-masa kecil di tempat ini.. Dulu kami bermain bersama disini..
Canda tawa bahkan perkelahian terjadi disini..

Taman Bermain Anak-anak

Siapa sangka 10 tahun kami berpisah tergambarkan dengan tidak terurus nya lagi tempat kami dulu bermain...


Sampah berserakan dimana mana..
Bahkan tempat duduk-duduk santai di rerumputan pun kini sudah di tumbuhi tanaman-tanaman milik warga.

Membuat taman yang dulu mengasikkan tidak enak lagi di pandang mata..
Sebetulnya dulu taman ini juga potensi bagi pedagang kaki lima untuk mendapat keuntungan dari para orang tua yang menemani anaknya bermain di taman ini.. Tapi sayang potensi itu tidak dijaga.


Sudah tidak seperti taman bermain lagi....



Sejujurnya saya sedih melihat keadaan ini..
Anak-anak kecil yang semakin sedikit menggunakan taman ini pun sekarang bahkan enggan bermain... Ya,terlalu kotor..


[Beginilah kondisi taman bermain yang sekarang]

Anak jaman sekarang sudah tidak suka lagi bermain seperti dulu..
Mereka lebih suka di rumah dengan mainan-mainan elektronik yang berteknologi..



Itu seperti yang dikatakan seorang Ilmuan Jenius asal Jerman dimasanya



“I fear the day when the technology surpass our humanity. The world will only have a generation of idiots.” – Albert Einstein


Ya,saya harap teknologi tidak benar-benar menghapus interaksi langsung antar umat manusia...

                              **TERIMA KASIH** 

Saturday, December 8, 2012

Balon Udara di ITB

Kamis 5 Desember 2012 (3 hari yang lalu) di SARAGA (Sarana Olah Raga) ITB banyak balon udara buatan mahasiswa berterbangan.
Karena pada hari itu adalah hari dimana kami harus mengumpulkan tugas akhir Fisika Dasar kami yaitu membuat balon udara.

                                             

                                                      [Persiapan Penerbangan]

Balon udara kelompok saya sendiri terbang,tapi sayang saat sudah tinggi terhalang pagar sehingga akhirnya terbakar. Suasana nya mendebarkan.. Karna takut tidak terbang,atau terlanjur terbakar sebelum terbang.
Bobot dari tugas ini sendiri cukup besar (20%) untuk nilai akhir Fisika Dasar kami.

Wednesday, December 5, 2012

STEI INNOVATION DAY 2012


[sumber]
STEI INNOVATION DAY adalah acara yang di buat oleh STEI ITB untuk membagikan pengetahuan bagi siapapun yang tertarik dengan berbagai hal yang berhubungan dengan bidang Keilmuan STEI.
Disini ada beberapa pameran karya dosen-dosen STEI dan juga Mahasiswa STEI ITB sendiri..

Acara diadakan Selasa 4 Desember 2012 di Aula Barat ITB pukul 08.00-16.00 WIB.

 
Sayang sekali saya baru bisa datang pukul 13.00 Sehingga saya ketinggalan beberapa bagian.

Sesi pagi hari kita dapat berbincang-bincang dengan Mahasiswa STEI ITB yang berprestasi di bidang Internasional.
Saya tertarik dengan team Dongskar Pedongi yang baru-baru ini memenangkan lomba IEEEXtreme 6.0 dan mengharumkan nama Indonesia di kancah Dunia. Bersaing dengan lebih dari 1900 Universitas di seluruh dunia. Wow..  Mereka menjadi juara I dalam solved problem tercepat pada salah 1 kategori soal. (Pengumuman Hasil Lomba)  Dan Secara umum mereka menjadi juara 36 Dunia [sumber]
Walaupun saya kaget MIT menjadi juara 18.... Saya sendiri berkeinginan untuk masuk MIT paling tidak menjalani program magister disana..

Lanjut STEI INNOVATION DAY..